Iklan Beranda

Redaksi JTV
Kamis, 13 Februari 2025, 05:00 WIB
Last Updated 2025-02-13T06:31:21Z
BojonegoroKomoditasViewerViral

HPP Gabah Rp6.500 Per Kilo, Bulog Bojonegoro Akan Maksimalkan Serapan


BOJONEGORO - Pemerintah pusat melalui instruksi presiden, beberapa waktu lalu telah menyampaikan perihal pembelian gabah di tingkat petani supaya dibeli dengan harga tidak boleh kurang dari Rp6.500 per kilogramnya.

Kabar tersebut tentunya menjadi angin segar bagi para petani, tak terkecuali juga para petani di Kabupaten Bojonegoro. Kebijakan tersebut juga langsung ditanggapi oleh Perum Bulog Cabang Bojonegoro untuk melakukan serapan gabah semaksimal mungkin di tingkat petani.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja menyampaikan, Pemerintah mengeluarkan kebijakan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen dari harga Rp6.000 menjadi 6.500 per kilogram.

“Kenaikan HPP gabah sebesar 500 rupiah ini diharapkan dapat memberi keuntungan bagi petani sekaligus menjaga harga dasar panen. Tak hanya itu, kenaikan HPP gabah kering 6.500 per kilogram, juga untuk mensejahterakan petani terutama saat panen raya tiba,” ungkapnya kepada JTV, Rabu (13/02/2025).

Menurutnya, biasanya harga gabah pada saat panen ditawar oleh tengkulak dibawah harga HPP. Jika itu terjadi, tentunya para petani bisa menjual gabah mereka langsung ke bulog agar mendapatkan harga sesuai HPP 6.500, tanpa adanya persyaratan apapun.

“Kebijakan hpp gabah sebesar 6.500 per kilogram, maka akan menjadi kesempatan bulog untuk menyerap lebih banyak lagi hasil panen dari komoditas gabah. Baik itu dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban maupun Kabupaten Lamongan,” tegas Ferdian Dharma Atmaja. (edo/rok)