JOMBANG - Hujan disertai angin kencang menerjang empat Kecamatan di Kabupaten Jombang, Sabtu (08/02/2025) sore. Salah satu terparah menerjang Dusun Ngembeh, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto.
Pada Minggu (09/02/2025) pagi, sejumlah rumah warga terlihat belum dibersihkan. Tampak sejumlah perabot berantakan tertimpa puing-puing reruntuhan.
Pantauan di lokasi, sebanyak dua rumah warga di dusun ini yang mengalami kerusakan cukup berat. Sebab hampir seluruh atapnya hilang terbang hingga ke pekarangan tetangga.
Selain itu sebagian dinding rumah juga ambrol sehingga reruntuhan material dinding berserakan di lantai. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun reruntuhan dinding rumah yang ambrol membuat perabotan rumah tangga warga rusak.
Mafrudloh salah satu korban menceritakan, angin kencang terjadi secara tiba-tiba, setelah hujan deras tinggal rintik-rintik. \
“Saya baru menyadari terjadi angin kencang setelah kejatuhan material atap rumah, sehingga langsung menyelamatkan keluarga dan barang-barang,” jelasnya kepada JTV.
Sementara itu, Petugas BPBD Jombang, Imam Fauzi mengatakan, ada empat kecamatan yang terdampak puting beliung. Diantaranya Kecamatan Jogoroto, Kecamatan Diwek, Kecamatan Gudo dan Kecamatan Sumobito.
“Petugas telah disebar ke lapangan untuk membantu warga membersihkan pepohonan yang tumbang serta membantu membersihkan rumah-rumah warga dari puing-puing reruntuhan sejak pasca kejadian,” tegasnya.
Tak hanya membuat rumah warga rusak, puting beliung juga membuat sejumlah pohon di pekarangan rumah warga serta di tepi jalan setempat tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (ful/rok)
Pada Minggu (09/02/2025) pagi, sejumlah rumah warga terlihat belum dibersihkan. Tampak sejumlah perabot berantakan tertimpa puing-puing reruntuhan.
Pantauan di lokasi, sebanyak dua rumah warga di dusun ini yang mengalami kerusakan cukup berat. Sebab hampir seluruh atapnya hilang terbang hingga ke pekarangan tetangga.
Selain itu sebagian dinding rumah juga ambrol sehingga reruntuhan material dinding berserakan di lantai. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun reruntuhan dinding rumah yang ambrol membuat perabotan rumah tangga warga rusak.
Mafrudloh salah satu korban menceritakan, angin kencang terjadi secara tiba-tiba, setelah hujan deras tinggal rintik-rintik. \
“Saya baru menyadari terjadi angin kencang setelah kejatuhan material atap rumah, sehingga langsung menyelamatkan keluarga dan barang-barang,” jelasnya kepada JTV.
Sementara itu, Petugas BPBD Jombang, Imam Fauzi mengatakan, ada empat kecamatan yang terdampak puting beliung. Diantaranya Kecamatan Jogoroto, Kecamatan Diwek, Kecamatan Gudo dan Kecamatan Sumobito.
“Petugas telah disebar ke lapangan untuk membantu warga membersihkan pepohonan yang tumbang serta membantu membersihkan rumah-rumah warga dari puing-puing reruntuhan sejak pasca kejadian,” tegasnya.
Tak hanya membuat rumah warga rusak, puting beliung juga membuat sejumlah pohon di pekarangan rumah warga serta di tepi jalan setempat tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. (ful/rok)